Kisah Haru Bek Muda Persib Bandung: Dorong Motor Demi Bisa Latihan
Bek muda Persib Bandung, Mario Jardel, pernah mengalami masa sulit ketika merajut mimpinya menjadi seorang pesepakbola. Perjuangan mengiringi pemain asal Bogor itu, yang mengorbit dari Diklat Persib.
Jardel bercerita, dirinya pernah harus mendorong motor demi bisa sampai tempat latihan. Tentu motor yang ditumpanginya dari mes menuju tempat latihan mogok karena ada sebab, yakni kehabisan bensin.
“Itu tahun 2018. Saya berangkat dari mes Diklat menuju Sidolig [Stadion Persib]. Karena dulu uang sangat terbatas dan harus irit, saya lupa mengisi bensin motor,” beber pemain berposisi bek sayap tersebut.
“Di tengah perjalanan, bensinnya habis. Saya terpaksa ngedorong dan mencari kios bensin terdekat,” sambung pemain yang sudah dipromosikan ke tim senior Persib oleh pelatih Robert Alberts tersebut.
Beberapa masa sulit yang dilalui Jardel tidak membuatnya patah semangat. Ia punya tekad kuat untuk benar-benar bisa membela tim senior Persib, ketika masih berseragam diklat. Hasilnya, pada 2018 ia debut.
Penampilan tersebut dicatatkan Jardel saat Persib menghadapi PSCS Cilacap pada Piala Indonesia 2018, di Stadion Wijayakusuma. Kala itu, Persib memang menurunkan tim pelapis dan junior, salah satunya Jardel.
Pada musim ini, akhirnya Jardel diperhitungkan untuk masuk skuad Liga 1, dan jerih payahnya terbayarkan. “Iya tetap semangat dan tidak jadi kecil hati. Karena saya punya impian membela Persib senior,” tandasnya.